Tanfidziyah MWC Rantau Rasau Hadiri Pengajian Akbar Al Ikhlas "ini kekayaan warga Nahdiyin"
Rantau Rasau, 27 Desember 2023 - Pada hari Minggu, 24 Desember 2023, warga kecamatan Nipah Panjang tumpah ruah menghadiri Pengajian Akbar Al-Ikhlas, yang diselenggarakan terprogram setiap hari Minggu Wage. Pengajian ini dibawah naungan MWC NU Rantau Rasau yang meliputi warga di Kecamatan Rantau Rasau, Berbak, Sabak Timur, dan Desa Sungai Aur Kabupaten Muaro Jambi. Dalam kesempatan tersebut hadir sebagai penceramah adalah Al Ustadz Muhammad Dzikri Kurnia Serda dari Muaro Jambi, turut hadir pula kapolsek Nipah Panjang dan Bapak Camat Kecamatan Nipah Panjang, serta beberapa Kiyai di seantero Nipah Panjang dan Rantau Rasau.
Pengajian
ini dihadiri oleh ratusan warga, baik dari kalangan tua maupun muda, yang
antusias mengikuti kegiatan keagamaan ini. Acara dimulai dengan pembukaan,
pembacaan kalam Illahi, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan Panitia dan
pemerintahan setempat yaitu bapak Camat. Serta sambutan pengasuh Pengajian
Akbar Al Ikhlas yang di wakili oleh Tanfidziyah MWC NU Rantau Rasau, Ky Khotibul Umam karena pengasuh berhalangan hadir.
Pada
kesempatan tersebut, Khotibul Umam menyampaikan bahwa pengajian Al Ikhlas di
adakan sebagai ajang silaturrahmi memupuk persatan dan kesatuan sesama umat
Islam walau dari daerah yang berbeda dan suku yang berbeda pula "Pengajian
ini bukan hanya sebagai sarana untuk meningkatkan pengetahuan agama, tetapi
juga sebagai wadah untuk mempererat ukhuwah Islamiyah di antara kita, dan ini merupakan kekayaan Nahdiyin kita"
ujar beliau.
Tema
pengajian kali ini adalah "Memperkuat Persaudaraan Melalui Ajaran
Islam". Para peserta diajak untuk merenungkan makna kebersamaan dalam
Islam, sekaligus menemukan solusi untuk mengatasi perbedaan yang mungkin muncul
di tengah-tengah masyarakat. Al Ustadz Muhammad Dzikri Kurnia Serda dari Muaro
Jambi, sebagai penceramah menyapaikan pentingnya ukhuwah, persatuan dan
kebersamaan ditinjau dari ajaran Agama Islam, dengan diselingi humor serta
beberapa senandung sholawat. Beliau menegaskan “Persaudaraan atau Ukhuwah dalam
Islam terbagi dalam tiga hal yaitu, Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathoniyah dan
ukhuwah Insaniayah, atau persaudaraan sesama Islam, sesama Negara atau
persaudaraan sesama Manusia”. “Jadi tidak ada alasan untuk berpecah belah dan
saling bermusuhan dan tidak ada alasan untuk tidak bersatu kita seagama.
Seindonesia bahkan sedunia” jelas Beliau.
Acara
ditutup dengan doa bersama untuk memohon keberkahan dan keselamatan bagi seluruh
umat Islam di kabupaten tanjung jabung Timur, Indonesia umumnya dan keselamatan
serta kemerdekaan untuk saudara Muslim di Palestina, yang diaminkan oleh
seluruh jamaah dengan hikmat dan penuh harap. “saya sampai terharu mengaminkan
doa di pengajian tadi karena terbayang penderitaan saudara kita di Palestina” ungkap Suha salah satu
jamaah.
Pengajian
Akbar Al Ikhlas ini menjadi bukti nyata bahwa semangat persatuan dan kesatuan
selalu terjaga di bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung. Dan semoga kegiatan serupa
dapat diikuti oleh kecamatan lain yang belum bergabung dalam Pengajian Akbar Al
Ikhlas ini. kegiatan ini bukan hanya sekadar kegiatan ritual, tetapi juga
merupakan sarana untuk membangun pondasi ukhuwah yang kokoh dalam kehidupan
beragama dan sosial.

.jpeg)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar